oleh

Tidak Benar, Dugaan Pungli di Desa Cinta Jaya dan Desa Sukapulih

OGAN KOMERING ILIR I KABARINTI.COM I Terkait beredarnya isu dugaan pungutan liar (Pungli) di wilayah desa Cinta Jaya Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumsel, beberapa waktu lalu, akhirnya membuat Budiman selaku Kepala Desa (Kades) Cinta Jaya Kecamatan Pedamaran angkat suara.

Menurut Budiman, bahwa segala isu terkait dugaan pungli tersebut tidak benar dan hanyalah fitnah yang ingin menjelekkan namanya, lagian isu seperti itupun pernah ada jauh sebelumnya, namun diangkat lagi oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Dak katek pungli itu, se rupiah pun dak katek, bahkan kami sudah ada perjanjian dengan pak camat, untuk tidak melakukan hal itu”,  ujar Budiman ketika dihubungi via telp. Sabtu(20/05)

Kabar Terkait  Pemkab OKI-KPU Lakukan Pemutahiran Data Pemilih Berkelanjutan untuk Pemilu 2024

Isu dugaan ini kami jugo tidak tahu, lanjut Budiman, darimana asalnya, sejauh ini kami sudah melaksanakan tugas sesuai tupoksi yang ada, bahkan diawasi juga oleh pihak kecamatan.

“Apalagi sampai melibatkan pihak kecamatan, jelas jelas itu tidak benar, kita selama ini membantu warga untuk membuat SKU tersebut, dan telah sesuai aturan  ,
” ujarnya

dan telah sesuai dengan aturan yang berlaku” Ucap Budiman.

Klarifikasi senada juga disampaikan Imam selaku Kepala Desa Sukapulih Kecamatan Pedamaran, dirinya menegaskan bahwa tidak benar di desanya ada dugaan pungli terkait SKU tersebut.

Kabar Terkait  Perkuat Dukungan, Dja'far Shodiq Gelar Konsolidasi Tim Pemenangan di Mesuji

“itu tidak benar, yg penting aku selama menjabat dak pernah mintak duit dengan warga, kak boleh di cek ke warga”, ujar Imam ketika dihubungi wartawan. Sabtu (20/05).

Sementara, Camat Pedamaran M Saman ketika dihubungi terkait hal ini juga mengklarifikasi bahwa isu tersebut tidak benar, justru pihaknya

telah melakukan perjanjian dan pengawasan terkait kinerja para kades, dan tidak ditemukan hal seperti itu.

“Kami menyayangkan dengan adanya pemberitaan isu tersebut, karena kebenarannya juga tidak jelas dan justru merugikan beberapa pihak yang terkait dan kami tak pernah mengintruksi hal tersebut” Ucap Saman Mengakhiri. (man/mid)

Komentar