oleh

Januari 2021 Siswa di Palembang Belajar Tatap Muka

-Pendidikan-1.057 views

PALEMBANG I KABARINTI.COM I
Setelah sekian lama para siswa di Kota Palembang mengikuti proses pembelajaran Daring, kali ini para siswa di Kota Palembang akan kembali memulai aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah.

Hal ini disampaikan Walikota Palembang, Harnojoyo usai rapat yang digelar bersama Satuan Gugus Tugas beserta dinas terkait bahwa pembelajaran tatap muka rencananya akan dimulai pada minggu kedua di bulan Januari 2021.

“Jadi minggu kedua pada bulan Januari 2021 sekolah akan kita buka kembali, hal ini sudah kita bahas bersama Satgas,” kata Harnojoyo di Rumah Dinas Walikota, Jalan Tasik Palembang, Selasa (22/12/ 2020).

Harnojoyo juga menyampaikan, telah didapatkan beberapa kesimpulan yang menjadi syarat bagi sekolah untuk dapat membuka kembali pembelajaran tatap muka, yaitu kesiapan sekolah terkait protokol kesehatan (Prokes) yang akan ditinjau langsung oleh tim khusus.

Kabar Terkait  Kepsek SDN 2 Lubuk Seberuk Raih Prestasi Tingkat Provinsi Sumsel di Jambore GTK 2024

“Yang pasti syarat teknisnya yaitu sekolah harus betul betul siap terkait prokes, dan kesiapan ini akan ditinjau langsung oleh tim,” ujarnya.

” Kita akan membuat tim untuk memastikan bahwa sekolah ini benar-benar sudah mengedepankan prokes, dan sekolah juga akan kita buat sistim shift guna menghindari kerumunan,” ungkap Harnojoyo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan kota Palembang, Ahmad Zulinto, menjelaskan, bahwa dibukanya kembali pembelajaran di sekolah merupakan tindak lanjut dari pihak Kementerian yang dilanjutkan dengan rapat bersama Walikota Palembang.

“Jadi sekolah nanti akan kembali kita buka, tetapi tidak semua sekolah dibuka tanpa persiapan protokol kesehatan,” jelas Zulinto.

Menurutnya, dalam memulainya kembali aktivitas sekolah, protokol kesehatan haruslah betul-betul dicermati, sehingga wali murid siswa dapat betul-betul puas dengan pelayanan sekolah tersebut.

Kabar Terkait  Ratu Dewa Kukuhkan Kepengurusan PGRI Kota Palembang

“Jadi nanti di bulan Januari, minggu pertamanya itu persiapan dan minggu kedua baru akan kita mulai,” ujarnya.

Disampaikannya juga, dalam memulai pembelajaran tersebut, pihaknya juga akan meminta surat pernyataan dari orang tua siswa dengan tanda tangan di atas materai.

“Semua kegiatan sekolah, seperti kantin, kegiatan olahraga serta ekstra kurikuler itu akan kita tiadakan, dan kita murni pembelajaran dengan waktu 20 menit untuk setiap mata pelajaran,” tuturnya.

Terkait waktu kepulangan sekolah sendiri Zulinto menyampaikan, bahwa waktu kepulangan sekolah akan dibatasi hingga pukul 10.00 WIB ataupun pukul 11.00 WIB.

“Mereka akan kita pulangkan bergelombang. Jadi nanti dalam waktu satu minggu pertama itu akan kita coba simulasi dahulu,” tutpnya. (DM)

Komentar