OGAN KOMERING ILIR I KABARINTI.COM I SDN 1 Pampangan Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel mendapat bantuan rehabilitasi dan renovasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Cipta Karya tahun anggaran 2021 lalu.
Dijelaskan Kepala SDN 1 Pampangan, Sarbani, S.Pd, bahwa sekolah yang dipimpinnya mendapatkan bantuan renovasi ruang kelas sebanyak 7 lokal ditambah renovasi ruang UKS, rehabilitasi perpustakaan dan MCK. ” Bantuan tersebut berasal dari Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Cipta Karya tahun 2021. ” Kita sebagai pengguna terima kunci, semua proses pembangunnanya dilakukan pihak kontraktor,” jelasnya kepada Kabarinti.com, Rabu (23/03/2022).
Sarbani pun menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun Pemerintah Kabupaten OKI dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten OKI sebagai leading sektor pendidikan di daerah atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Saya mewakili seluruh keluarga besar SDN 1 Pampangan, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah maupun pusat yang selalu memperhatikan sarana dan prasarana sekolah sebagai salah satu variabel penting dalam pendidikan. Dengan fasilitas yang memadai dan representatif ini, kami juga optimis kegiatan belajar dan mengajar di SD Negeri 1Pampangan ini bisa lebih optimal lagi, sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah, yakni terciptanya pendidikan yang berkualitas,” tuturnya.
Ruang kelas, katanya, menjadi salah satu komponen penting dalam kegiatan belajar mengajar. “Ruang kelas yang baik, memadai dan layak, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah ini,” ujar Sarbani
Dikatakannya, saat ini SDN 1 Pampangan menjadi Sekolah Penggerak dari tahun 2021 hingga sekarang dan pernah menjadi sekolah model dari
tahun 2017 hingga 2020. “Di sekolah ini juga ada guru penggerak,” katanya.
Saat ini siswa yang belajar di SDN 1 Pampangan berjumlah 198 siswa, jumlah guru 18 orang, PNS 10 orang tenaga honorer 8 orang, dengan jumlah ruang kelas sebanyak 9 ruangan, kelas 1 dua lokal, kelas 2 dua lokal, kelas 3 dua lokal, kelas 4,5 dan 6 masing- masing satu ruang kelas.”Alhamdulillah, semua siswa belajar satu shift pagi semua, dan kemaren kita juga sudah mengajukan proposal untuk laboratorium dan perumahan guru, semoga kedepannya bisa terealisasi,” pungkasnya. (Midi)


Komentar