oleh

Kepastian Penyebab Dugaan Keracunan Menu MBG di Air Sugihan Menunggu Hasil Uji Laboratorium

OGAN KOMERING ILIR I KABARINTICOM I Kepastian penyebab puluhan siswa di Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, yang diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan.

Pimpinan Puskesmas Jalur 25 Air Sugihan, Sentot, S.Kep, Ners menjelaskan, bahwa sampel makanan telah dikirim ke laboratorium  Balai  Besar POM di Palembang, pada Sabtu, 25 Juli 2026. Menurutnya, hasil pemeriksaan laboratorium umumnya keluar sekitar satu minggu setelah sampel diterima.

“Sampel dikirim hari Sabtu, 25 Juli. Biasanya hasilnya keluar sekitar seminggu setelah sampel diterima pihak laboratorium”, ujar Sentot, Rabu (29/7/2024).

Hasil uji laboratorium tersebut menjadi dasar penting untuk memastikan penyebab kejadian yang menimpa 38 siswa dari SDN 1 Bandar Jaya, SMPN 1 Air Sugihan dan MI Nurul Huda Bandar Jaya. Sebelum hasil resmi diterbitkan, penyebab pasti insiden tersebut belum dapat disimpulkan.

Kabar Terkait  Talang Air Gor Biduk Kajang OKI Ambruk

Plt Kepala Dinas Kesehatan OKI, Drs Alamsyah, melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Susmiyati, M.Kes mengatakan,  pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sempel makan tersebut.

Menurut Susmiyati, kejadian tersebut bukan merupakan kesegajaan, karena tidak seluruh siswa yang ngalami. “Kalau keracunan pasti seluruh siswa. Ini kan ada beberapa saja.”ungkapnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, Ahmad Maliki, ST mengaku telah mendengar adanya peristiwa tersebut. Dia berharap pihak dapur MBG untuk lebih berhati-hati dan memerhatikan kehigenisan dapur serta menu makanan agr kejadian ini tidak terulang lagi.

Kepastian Penyebab Dugaan Keracunan Menu MBG di Air Sugihan Menunggu Hasil Uji Laboratorium

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dapur MBG tersebut milik anggota DPRD Kabupaten OKI di wilayah tersebut. “Dapurnya punya Pak Budiman.”kata sumber ini.

Anggota DPRD Kabupaten OKI, Budiman, menyangkal jika dapur MBG tersebut miliknya. “Saya tidak punya dapur. “ujarnya.

Kabar Terkait  Usai Santap Menu MBG, Puluhan Siswa di Air Sugihan Diduga Keracunan

Budiman justru belum mengetahui adanya kejadian tersebut. “Saya juga belum tahu”, ungkapnya.

Diminta komentarnya terkait kejadian ini, Budiman enggan memberikan komentar. Saat ini kondisinya sedang tidak enak badan.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Jauhari, A.Ma ikut berkomentar terkait kejadian ini. Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini meminta dengan tegas pihak dapur MBG bekerja lebih hati hati.

” Innalillahi wainna ilaihi raji’un. Saya menghimbau keras kepada semua pihak yang terkait MBG untuk lebih sungguh – sungguh serta tanamkan niat baik, bukan hanya berorientasi pada benefit saja.”tegasnya.

Kini perhatian masyarakat tertuju pada  hasil uji laboratorium yang diperkirakan keluar pekan depan. Hasil tersebut diharapkan dapat menjawab penyebab insiden, dan menjadi dasar evaluasi penyelenggaraan Program MBG, serta menentukan langkah yang akan diambil apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap standar keamanan pangan.(SMSI)

Komentar